Laporan Kinerja

Dampak Nyata Digitalisasi

Melihat lebih dekat bagaimana teknologi mengubah cara Nahdlatul Ulama bergerak, melayani, dan memberikan manfaat bagi umat.

Studi Kasus #1

Digdaya Persuratan

Organisasi masyarakat sipil pertama di Indonesia yang mengadopsi sistem korespondensi digital sepenuhnya, menetapkan preseden untuk modernisasi praktik administrasi.

Live Statistics

SURAT DIBUAT

SURAT MASUK

LOG DISPOSISI

MEMO DIGITAL

Data Aktual sejak Agustus 2024

Efisiensi Waktu Ekstrem

Memangkas waktu proses dari 7–10 hari menjadi , tanpa biaya kurir.

Hemat Kertas (Go Green)

Menyelamatkan estimasi dari total aktivitas surat & disposisi, mengurangi beban gudang arsip.

Efisiensi ini memungkinkan penghematan biaya operasional, pengurangan penggunaan kertas (paperless), dan percepatan pengambilan keputusan strategis organisasi.

Studi Kasus #2

Digdaya Kader

Transformasi manajemen sumber daya manusia NU melalui pendataan yang terstruktur dan terverifikasi. Memastikan setiap proses kaderisasi tercatat dengan baik untuk penugasan yang strategis.

Kader Terdata Lengkap

Agenda Kaderisasi

Studi Kasus #3

Digdaya Pesantren

Sistem manajemen informasi terpadu yang dikembangkan untuk memetakan potensi dan kekuatan pesantren. Meliputi pendataan profil lembaga, santri, ustadz, hingga kitab yang diajarkan.

Data Uji Coba (DIY & Jateng)

PESANTREN TERVERIFIKASI RMI

AKSES PLATFORM (223 LENGKAP)

DATA SANTRI LENGKAP (BY NAME)

Pilot Project: DIY & Jateng

Verifikasi lapangan dilakukan secara intensif oleh RMI (Rabithah Ma'ahid Islamiyah) untuk memastikan validitas data geografis, fasilitas, dan kurikulum pembelajaran pesantren.

Sistem ini mendukung tertib administrasi serta tata kelola organisasi yang lebih akuntabel dan berkelanjutan dari tingkat Pusat hingga Ranting.

Studi Kasus #4

Digdaya Kepengurusan

Digitalisasi penerbitan Surat Keputusan (SK) dan manajemen struktur organisasi yang terintegrasi dengan database kaderisasi. Memastikan validitas kepengurusan secara real-time.

SK Terdata

Pengurus Terdata

Absensi Digital

AGENDA DIBUAT

PRESENSI DICATAT

Digunakan dan tercatat secara digital, serta terintegrasi langsung dengan data kaderisasi.

Apa Kata Mereka?

"Surat bertandatangan 4 orang, dulu bisa sampai sebulan kalau ada yg umroh. Sekarang paling lama hitungan jam"

Hidayat Muslim, S.Si

Wakil Sekretaris PCNU Kota Mojokerto

"Semenjak hadirnya Digdaya, anggaran Rutin ATK berkurang 50%, kemudian BBM dan uang saku transport pengedar undangan di PCNU sudah dialokasikan ke penganggaran yg lain karena tidak terpakai"

Ahmad Suhaib

Wakil Sekretaris PCNU Jombang

"Digdaya NU adalah prestasi yg membanggakan, jangan sampai berhenti, kita tingkatkan tdk hanya Digdaya persuratan, siskader, dan Kepengurusan."

Ali Mustofa

Sekretaris PCNU Penajam Paser Utara

"Sebagai Administrator dan Wakil Sekretaris PWNU Bengkulu, kami merasakan manfaat besar ekosistem Digdaya NU dalam mendukung kerja-kerja organisasi. Mulai dari Digdaya Persuratan, Digdaya Kepengurusan, AI NU untuk rujukan AD/ART dan Perkum, hingga absensi barcode, semuanya membantu PWNU Bengkulu menjadi lebih tertib, efisien, dan akuntabel, serta memperkuat khidmah pengurus dalam melayani jamaah."

Dodi Isran, M. Pd. Mat

Wakil Sekretaris PWNU Bengkulu

"Digdaya NU merupakan support system yang tepat guna bagi pengurus NU dalam mewujudkan kemaslahatan umat melalui manajemen organisasi yang profesional dan akuntabel."

Ir. Wakhid Rosadi Afiyanto

Admin Digdaya PCNU Jepang

"Digdaya Persuratan NU adalah bukti bahwa NU mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Tradisi tetap terjaga, administrasi semakin modern, dan pelayanan organisasi menjadi lebih optimal."

Haris Abdul Kholiq

Sekretaris PCNU Sragen

background
logo

Digdaya NU adalah platform digitalisasi data dan pelayanan Nahdlatul Ulama yang berperan sebagai pusat integrasi, pengelolaan, dan visualisasi data untuk mendukung transparansi, kolaborasi, serta transformasi digital ekosistem NU.


© Pengurus Besar Nahdlatul Ulama 2026. All rights reserved.