Pendataan Berulang

Setiap program sering memulai pendataan dari awal, sehingga pesantren perlu mengisi data yang sama berkali-kali.
Melalui Digdaya Pesantren, data pesantren dapat dikelola, diverifikasi, dipantau, dan dihubungkan dengan berbagai program serta layanan RMI PBNU.
Banyak pendataan berhenti sebagai arsip. Data belum selalu terhubung dengan verifikasi, monitoring, layanan, program, dan kebutuhan publik.

Setiap program sering memulai pendataan dari awal, sehingga pesantren perlu mengisi data yang sama berkali-kali.

Data yang terkumpul belum selalu menjadi dasar untuk verifikasi, monitoring, layanan, dan pengambilan keputusan.

Pesantren sudah didata, tetapi belum otomatis terhubung dengan program, bantuan, pelatihan, atau rujukan publik.
Data pesantren tidak hanya disimpan, tetapi diverifikasi, dipantau, dan dihubungkan dengan program, layanan, serta portal publik.
Digdaya Pesantren
Pusat data & layanan Pesantren NU
Satu sistem yang memberi manfaat berbeda bagi pesantren, RMI, dan masyarakat.
Data dikelola oleh RMI dan pesantren melalui Digdaya Pesantren. Setelah tervalidasi, informasi yang layak tampil dapat menjadi rujukan publik melalui Portal Pesantren NU.
Sistem ini untuk pendataan, verifikasi, monitoring, serta akses program dan layanan pesantren.
Dashboard Pesantren
Pusat data & layanan Pesantren NU
Direktori publik yang membantu masyarakat menemukan pesantren NU berdasarkan data yang telah dikelola dan diverifikasi melalui Digdaya Pesantren.
Data bersumber dari Digdaya Pesantren
Banyak pendataan berhenti sebagai arsip. Data belum selalu terhubung dengan verifikasi, monitoring, layanan, program, dan kebutuhan publik.
Profil lembaga, struktur, dan data santri tersimpan dalam satu sistem terpusat.

Alur verifikasi data oleh RMI agar informasi pesantren akurat dan dapat dipercaya.

Pemantauan status pesantren dan pembaruan data secara berkala.

Pendaftaran dan distribusi program bantuan untuk pesantren tervalidasi.

Akses layanan, pelatihan, dan kerja sama hasil program RMI PBNU.

Data pesantren tervalidasi dapat tampil di Portal Pesantren NU sebagai rujukan publik.

RMI memulai pendaftaran pesantren, lalu pesantren melakukan verifikasi akun dan melengkapi data melalui Digdaya Pesantren.
RMI memulai proses pendaftaran pesantren melalui Digdaya Pesantren.
RMI mengisi data awal: nama pesantren, email pesantren, dan alamat.
RMI mengaktifkan akun agar pesantren dapat mulai mengakses sistem.
Pesantren menerima email verifikasi pada alamat yang telah didaftarkan.
Pesantren mengonfirmasi akun melalui tautan verifikasi pada email.
Pesantren masuk ke Digdaya Pesantren menggunakan email dan kode OTP.
Pesantren melengkapi profil, informasi kelembagaan, dan data pendukung lainnya.
Data yang rapi dan tervalidasi membuat pesantren lebih mudah terhubung dengan program, layanan, dan kerja sama yang relevan.
“Tidak hanya tercatat, tapi juga terhubung dengan peluang.”
Pesantren yang terdaftar di Digdaya tidak berhenti sebagai data. Data tersebut menjadi dasar untuk verifikasi, pemetaan kebutuhan, dan penyaluran program secara lebih tepat.
